Home » , » Mistis di Gunung Kasur Cipanas

Mistis di Gunung Kasur Cipanas

Gunung Kasur merupakan salah satu indeks destinasi wisata terbaru di Utara Cianjur yang sangat syarat dengan pemandangan Gunung Gede di Selatan dan keindahan kota Cipanas dan sudut hijau kawasan Puncak Pass dari kejauhan.

Nama Gunung Kasur diambil dari sebuah filosofi nyata yaitu adanya batu berbentuk kasur sepanjang kurang lebih 2 meter yang disampingnya terdapat dua makam yang dianggap masyarakat sebagai makam keramat bahkan ada pula yang menyebut dengan bukit kasur terkait objek wisata ini.
gambar gunung kasur
batu kasurnya

Topografi Umum :
Berada diketinggian sekitar 1200 mdpl dengan luas utama sekitar 11 Ha berupa bukit yang masuk ke dalam wilayah diantara Desa Cibodas dan Gadog. Diatas bukit terdapat banyak batu beragam ukuran , batu kasur , makam panjang , dua buah makam utama dan batu disebelah utara yang dipercaya sebagai bekas pijakan patih pertama Cianjur dari Banten untuk menyebarkan agama islam. Sekilas jika dikaji dari sisi penjelajah wisata sangat indah dan terasa nyaman namun dari sisi spiritual juga mengandung unsur mistis yang sangat kental.
Sisi Mistis dan Legenda :
Keberadaanya  menguak banyak misteri bahwa dua makam utama ( sisi batu kasur ) merupakan salah satu makam penyebar agama islam 500 tahun silam bernama Habib Jafar Al Attas sehingga masyarakat menyebutnya dengan mbah Jeprah. Cerita ini saya dapatkan dari guru saya Habib Yahya Al Kaff selaku pemimpin majelis Al Kafia dalam acara Ngaliwet di rumah saya .
Ada beberapa ahli spiritual ingin mengetahui siapa sosok yang dimakamkan di daerah Gunung Geulis ( sebelah utara batu kasur ) melalui istikharah. Hasilnya hanya terlihat sosok berjubah putih seperti Kiayi namun tidak menyebutkan namanya ( melalui mimpi ). Karena beberapa kali dilakukan hal serupa tidak mendapatkan hasil maka mereka menghadap Habib Yahya untuk meminta solusinya. Kemudian Habib Yahya melakukan istikharah dan hasilnya sunggu mencengangkan,selama istikharah berturut-turut sosok dalam mimpi itu ingin makamnya dipindahkan. Beberapa hari setelahnya makam itu hancur terbawa longsong karena posisinya berada di Gawir ( Tebing ) kemudian menyikan jasad yang masih utuh dan wangi.
Akhirnya jasad tersebut diangkat akan tetapi bekas jasad tersebut tertinggal sebuah batu seukuran kepalan tangan dan bertuliskan Habib Jafar Al Attas. Akhirnya makam itu dipindahkan ke Gunung Kasur tepat disamping batu yang dapat anda lihat jika sedang berkunjung kesana.
Informasi ini saya dapatkan dari cerita guru saya , yang jelas hingga saat ini kedua makam itu menjadi objek wisata ziarah dan wisata alam purbakala yang sulit diungkap kebenarannya.
Selain itu , objek ini juga mengandung banyak historis yang harus diungkap secara ilmiah sehingga sudah banyak yang berdatangan dari kalangan mahasiswa terutama fokus di bidang sejarah dan purbakala.
Tiket Masuk :
  • Motor : 3000
  • Mobil : 10.000
  • Orang : –
Fasilitas :
  • Tempat parkir
  • Toilet
  • Warung kecil
  • Tempat sampah
Ketentuan :
  • Jangan membuang sampah sembarangan
  • Jangan membawa ataupun meminum MIRAS dan Narkoba
  • Bukan tempat mesum
  • Bukan tempat Pacaran
  • Dilarang merusak,merubah sebagian atau keseluruhan segala yang ada di objek wisata ( dapat dipidana )
  • Membawa alat sholat
  • Menutup Aurat
  • Tidak berbicara sompral,kasar dan sebagainya
  • Menghormati budaya dan hukum adat yang ada
  • Mematuhi peraturan yang ada
  • Berdoa sebelum memasuki kawasan , minimal ucapkan Salam
Tips :
  • Membawa perlengkapan P3K
  • Membawa Uang yang lumayan banyak
  • Membawa alat sholat
  • Bawa handuk kecil ( pengusap keringat )
  • Memastikan badan sedang fit
Kegiatan :
  • Dokumentasi pariwisata
  • Dokumentasi ilmiah
  • Promosi wisata
  • Jalan-jalan
  • Makan-makan
ALamat : Jl.Desa Gadog – 3 Km dari Istana Cipanas ke arah timur
Kebutuhan Makanan berupa nasi liwet ? boleh kontak saya : 085320530961

0 komentar:

Posting Komentar